Inovasi Lintasarta Raih e-Company Award 2009

November 4, 2009

JAKARTA – PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) meraih Juara Kedua Kategori Telekomunikasi  dalam ajang e-Company Award 2009 yang digelar 30 Oktober 2009 lalu. 

Menurut Direktur Utama Lintasarta Noor SDK Devi ini membuktikan Lintasarta selain menjadi business enabler, Divisi TI Lintasarta juga merupakan operational support untuk jasa Value Added Services. Implementasi TI yang dikembangkan di Lintasarta berhasil memberikan  percepatan proses bisnis, update informasi secara real time, meningkatkan kepuasan pelanggan dan efisiensi biaya.

Saat ini TI di Lintasarta dikembangkan untuk mendukung proses bisnis perusahaan seperti service delivery dan operation support system, pengembangan  Customer Relationship Management, procurement dan inventory system, keuangan dan Manajemen Sumber Daya Manusia. TI Lintasarta diharapkan mampu menjadi business enabler bagi perusahaan guna meningkatkan dan memperkuat nilai-nilai kompetitif yang sudah dimiliki Lintasarta sebagai service execellent dan easy to do business di mata pelanggan dan mitra sebagai suatu bagian dari strategi dan diferensiasi untuk memenangi pasar.

“Di 2009 terdapat beberapa inovasi TI yang sukses dikembangkan dan diimplementasikan di Lintasarta. Pertama, Lintasarta mengembangkan portal untuk pelanggan dan proactive monitoring system. Portal ini digunakan untuk pelanggan memonitor status pasang baru, status penanganan gangguan dan monitoring jaringan eksisting. Sedangkan proactive monitoring system digunakan untuk mempercepat deteksi gangguan jaringan sehingga dapat meningkatkan avalaibilitas jaringan pelanggan,” jelas Yosi Widhayanti, General Manager TI Lintasarta, melalui keterangan resminya, Rabu (4/11/2009).

Lintasarta juga melakukan  implementasi Video Conference untuk seluruh kegiatan kordinasi dan pelatihan di seluruh cabang Lintasarta. Sehingga mampu meningkatkan efisiensi biaya dan waktu di perusahaan.

Selain itu, Lintasarta juga mengimplementasi workflow system, yaitu sistem layanan TI yang terintegrasi di seluruh kantor cabang Lintasarta sehingga mempercepat proses pemasangan jaringan dan penanganan gangguan di seluruh Indonesia.

Dengan mengembangkan workflow system, Lintasarta berhasil meningkatkan standard delivery time dari 21 hari menjadi 14 hari kerja dan meningkatkan produksi provisioning dari 250 jaringan perbulan menjadi 450 jaringan perbulan. Melalui sistem otomasi pasang jaringan baru dan sistem otomasi penanganan gangguan, Lintasarta telah berhasil melakukan efisiensi hinggan Rp.3.8 Miliar per tahun.

(tyo)

Sumber berita:http://techno.okezone.com

Leave a Comment

You can use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Previous post:

Next post:

</